Semangat perubahan dan inovasi terus digaungkan Mas Menteri Nadiem Makarim, Mendikbud RI yang muda dan sangat inspiratif.

Penanggungjawab pendidikan Indonesia di Malaysia pun ingin terus berubah dan inovatif. Mengevaluasi dan merencana strategi untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak Indonesia di Malaysia menjadi perlu dilakukan melalui rapat koordinasi bersama.

Pendidikan di sini tidak sebatas di perkotaan lho gaess… bukan hanya membahas Sekolah Indonesia KL, Sekolah Indonesia Kota Kinabalu, Sekolah Indonesia Johor Baru. Tetapi juga ratusan Community Learning Centre (CLC) yang ada di pedalaman, perkebunan sawit Sarawak dan Sabah. Di situlah ribuan anak Indonesia tinggal bersama orang tua pemetik sawit. Masa depan anak-anak bangsa ini pun harus dipikirkan sebaik-baiknya.

Untuk Semenanjung telah pula disiapkan Sanggar Belajar bagi anak-anak pekerja migran Indonesia.

Untuk itulah jelang akhir tahun 2019 ini, KBRI KL c.q. Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) mengadakan rapat evaluasi bersama dengan melibatkan perwakilan guru, kepala sekolah, koordinator pengajar, pejabat Kemendikbud serta unsur-unsur KRI Tawau, KJRI Kuching, dan KJRI Penang di Seremban tanggal 20-22 Desember 2019.

Atdikbud KBRI KL Dr Farid Makruf menekankan komitmen kuat KBRI KL untuk meningkatkan layanan dan akses pendidikan untuk anak-anak Indonesia. Wakil Dubes RI KL Krishna Hannan membuka acara ini yang turut dihadiri Korfung Politik/HOC Agus Badrul Jamal dan Korfung Pensosbud Agung Cahaya Sumirat.

administratorBerita Foto
Semangat perubahan dan inovasi terus digaungkan Mas Menteri Nadiem Makarim, Mendikbud RI yang muda dan sangat inspiratif. Penanggungjawab pendidikan Indonesia di Malaysia pun ingin terus berubah dan inovatif. Mengevaluasi dan merencana strategi untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak Indonesia di Malaysia menjadi perlu dilakukan melalui rapat koordinasi bersama. Pendidikan...