1. Prosedur Menikah Bagi WNI di Malaysia :

  1. Mengurus dokumen dari Indonesia;
  2. Mengurus Surat Keterangan Menikah di KBRI;
  3. Melapor ke Kementerian Luar Negeri Malaysia;
  4. Melapor ke Imigrseen Malaysia;
  5. Mendaftar nikah di Jabatan Agama Islam (JAIS) untuk Muslim dan Jabatan Pendaftaran Negara (JPN) untuk Non Muslim;
  6. Melegalisasi Surat Perakuan NIkah/Sijil Perkawinan di Kementerian Luar Negeri Malaysia;
  7. Melaporkan perkawinan di KBRI Kuala Lumpur.

2.  Dasar Hukum :

–    Peraturan Perundang-undangan Indonesia :

  1. Undang-Undang Perkawinan No.01 Tahun 1974 Tentang Perkawinan
  • Pasal 6 (2), Untuk melangsungkan perkawinan seorang yang belum mencapai umur 21 (dua puluh satu) tahun harus mendapat izin kedua orang tua,
  • Pasal 7(1) Perkawinan hanya diizinkan bila pria mencapai umur 19 (sembilan belas) tahun dan pihak wanita sudah mencapai usia 16 (enam belas) tahun,
  • Pasal 7(2) Dalam hal penyimpangan dalam ayat (1) pasal ini dapat minta dispensasi kepada Pengadilan atau pejabat lain yang diminta oleh kedua orang tua pihak pria atau pihak wanita.
  1. Undang –Undang RI No.24 Tahun 2013 Tentang Perubahan atas UU No.23 Tahun 2006 Tentang Administrasi Kependudukan
  1. Peraturan Pemerintah RI No.9 Tahun 1975, Pelaksanaan Undang-Undang No.1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan, Bab VIII Beristeri Lebih dari Seorang 
  • Pasal 40, Apabila seorang suami bermaksud untuk beristeri lebih dari seorang maka ia wajib mengajukan permohonan secara tertulis kepada Pengadilan,
  • Pasal 43, Apabila Pengadilan berpendapat bahwa cukup alasan bagi pemohon untuk beristeri lebih dari seorang, maka Pengadilan memberikan putusannya yang berupa izin untuk beristeri lebih dari seorang.

–    Peraturan Perundang-undangan Malaysia :

Akta Imigresen imigressen 1959/63, pekerja asing pemegang Pas Lawatan Kerja Sementera (PLKS)/Temporary Employment tidak dibenarkan berkahwin dengan penduduk tempatan atau pekerja asing yang bekerja di negara ini.

3. Persyaratan Menikah di Malaysia

Surat rekomendasi dan Dokumen untuk menikah di Malaysia yang diterbitkan oleh Kantor Urusan Agama (KUA) atau Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil pada domisili pemohon, berlaku 3 (tiga) bulan dari tanggal dikeluarkan.

WARGA NEGARA INDONESIA (LAKI-LAKI/PEREMPUAN)

  1. Paspor RI yang masih berlaku dengan ijin tinggal (visa pelajar/visa kerja professional/visa sosial/Pelancong 30 hari/IC);
  2. KTP Electronic (E-KTP)  atau IC (Identification Card);
  3. Surat dari kelurahan/kepala desa tempat tinggal pemohon :

N1: Surat Keterangan Nikah/Status,

N2: Surat Keterangan Asal Usul,

N4: Surat Keterangan Tentang Orang Tua.

  1. Surat Rekomendasi Menikah :
    • Muslim dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan tempat tinggal pemohon,
    • Non-Muslim dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, tempat tinggal pemohon.
  1. Pemohon dengan status Janda/Duda Cerai, melengkapi poin (a-d) dan Akta Cerai dari Pengadilan Agama;
  2. Pemohon dengan status Janda/Duda Mati melengkapi poin (a-d) dan Akta Kematian dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil dan Kutipan Akta Perkawinan/Nikah yang terdahulu yang sah dan Asli;
  3. Pemohon dengan status Poligami, melengkapi poin (a-d) dan melampirkan putusan poligami dari Pengadilan Agama/Mahkamah;
  4. Untuk Muslim Perempuan wajib melampirkan Surat Wali yang di legalisir dan ditandatangani oleh KUA Kecamatan;
  5. Bila pemohon berpindah agama harus melengkapi dengan surat pindah agama yang disahkan oleh Lembaga Agama terkait.

 WARGA NEGARA MALAYSIA (LAKI-LAKI/PEREMPUAN)

  1. IC (Identification Card) ;
  2. Surat Keterangan Status:
    • Muslim : Surat Keterangan status bujang dari Ketua Kampung/Imam masjid/syarikat/penolong pendaftar nikah dan Borang Nikah dari Jabatan Agama Islam untuk laki-laki dan perempuan,
    • Non-Muslim : Surat Keterangan status dari Jabatan Pendaftaran Negara (JPN).
  1. Pemohon dengan status Janda/Duda Mati, melengkapai poin (a-c) dan Sijil Kematian dan Buku Nikah pemohon sebelumnya;
  2. Pemohon dengan status Janda/Duda Cerai, melengkapai poin (a-c) dan Sijil/Akta Cerai;
  3. Pemohon dengan status Poligami, melengkapai poin (a-c) dan putusan poligami dari Pengadilan Agama/Mahkamah.

WARGA NEGARA ASING LAINNYA (LAKI-LAKI/PEREMPUAN)

  1. Paspor Negara Asing yang masih berlaku;
  2. Bukan pemegang visa PLKS Malaysia;
  3. Surat Keterangan status pemohon (Belum Menikah/Duda/Janda/Poligami) dari Kedutaan Negara asal pemohon & dilegalisir di KEMLU Malaysia;
  4. Borang Nikah dari Jabatan Agama Islam untuk Laki-laki&Perempuan, untuk muslim;
  5. Pemohon dengan status Janda/Duda Mati melengkapi poin (a-d) dan Sijil Kematian dan Buku Nikah pemohon sebelumnya;
  6. Pemohon dengan status Janda/Duda Cerai melengkapi poin (a-d) dan Sijil/Akta;
  7. Pemohon dengan status Poligami melengkapi poin (a-d) dan putusan poligami dari Pengadilan Agama/Mahkamah.

Anda dapat mengunduh persyaratan Dokumen untuk Menikah di Malaysia klik disini

 

4. Proses: 2 hari kerja , Biaya : Gratis

 

5. Alur Setelah Mendapat Surat Keterangan/Rekomendasi Nikah dari KBRI

KEMENTERIAN LUAR NEGERI MALAYSIA

WISMA PUTRA

(Putrajaya)

No. 1, Jalan Wisma Putra, Presint 2

62602, Putra Jaya

JABATAN IMIGRESSEN MALAYSIA

Putrajaya

Level 1-7 (Podium) No.15, Persiaran Perdana Presint 2

62550,  Putrajaya

DAFTAR NIKAH

MUSLIM: Jabatan Agama Islam (JAIS) Tempat Tinggal Pemohon (MUSLIM) atau NON MUSLIM : Jabatan Pendaftar Besar Bahagian Perkahwinan&Perceraian JPN Putrajaya.

 

Perhatian :

Bagi WNI yang telah menikah di Malaysia dan telah mendapatkan surat perakuan nikah dari Jabatan Agama Islam (JAIS) atau Jabatan Pendaftaran Nikah (JPN), diwajibkan melaporkan ke KBRI untuk mendapatkan SURAT BUKTI LAPOR KAWIN. Persyaratan yang harus dibawa ke KBRI :

  1. Surat Perakuan Nikah Asli yang telah di legalisir di Kementerian Luar Negeri Malaysia.
  2. Paspor Suami/istri dan IC.
  3. Untuk sijil nikah yang tertulis dalam bahasa JAWI agar diterjemahkan ke Penerjemah Tersumpah Malaysia dan selanjutnya ke Kementerian Luar Negeri Malaysia.

Daftarkan surat nikah anda beserta Surat Bukti Lapor Kawin kepada instansi pelaksana di Indonesia dalam masa 30 (tigapuluh) hari, setelah kembali ke Indonesia dengan dilengkapi dengan akta perkawinan, kartu identitas pemohon atau paspor pasangan.

Fajar KomunikasiKonsuler
1. Prosedur Menikah Bagi WNI di Malaysia : Mengurus dokumen dari Indonesia; Mengurus Surat Keterangan Menikah di KBRI; Melapor ke Kementerian Luar Negeri Malaysia; Melapor ke Imigrseen Malaysia; Mendaftar nikah di Jabatan Agama Islam (JAIS) untuk Muslim dan Jabatan Pendaftaran Negara (JPN) untuk Non Muslim; Melegalisasi Surat Perakuan NIkah/Sijil...