Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) sukses menghelat hajat negara yakni Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang dikendalikan langsung secara online dari Jakarta.

Ujian diselenggarakan selama tiga hari, 10 s/d 13 April 2017. “Ini adalah hari terakhir ujian. Kita berharap, hasilnya sesuai dengan harapan kita bersama,” ujar Kepala Sekolah Drs. H. Agustinus Suharto, M.Pd., di sela-sela kesibukan meninjau jalannya ujian, Kamis (13/4) pagi.

Sebelum UN, sekolah telah mengadakan berbagai program persiapan seperti kelas pendalaman materi, jadwal khusus materi UN, try out dalam beberapa tahap hingga acara doá bersama.

“Alhamdulillah pelaksanaan UNBK tahun ini berjalan dengan baik dan lancar tanpa ada hambatan atau kendala. Anak-anak seluruhnya mengikuti ujian dari hari pertama hingga hari terakhir dengan kondisi sehat dan ceria,” tambah Kepala Sekolah.

Sebagai pimpinan, H. Agustinus mengucapkan selamat dan sukses kepada semua siswa peserta. Semoga memperoleh hasil yang memuaskan sesuai dengan usaha optimal yang telah mereka ikuti dan sekolah lakukan. “Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung suksesnya hajan nasional ini,” ucapknya lagi.

Selain UNBK untuk jenjang SMA, pada pekan ini sekolah juga menyelenggarakan Ujian Sekolah untuk siswa SMP dan Ujian Sekolah (US) bagi siswa-siswi Sekolah Dasar (SD) secara serentak.

Berdasarkan data yang ada, perincian keseluruhan peserta ujian nasional tahun 2017 di SIKL adalah: 44 siswa SD peserta USBK, 28 siswa SMP peserta UNBK, dan 45 siswa SMA IPA dan IPS peserta UNBK.

Pada hari pertama, ujian dibuka dengan briefing pengawas ruangan dan seluruh tenaga pengajar yang dipimpin oleh kepala sekolah yang juga dihadiri oleh Ketua Komite Sekolah Dr. Lili Yulyadi sebagai pengawas indenpenden.

Ujian telah ditinjau oleh Wakil Duta Besar RI Andreano Erwin dan Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Kuala Lumpur Prof. Dr. Ir. Ari Purbayanto, M.Sc.

Dalam kesempatan pertemuan dengan guru dan pengawas, Wakil Duta Besar menyampaikan komitmennya untuk senantiasa memperhatikan dan mendukung penuh kegiatan sekolah. “Saya sangat bangga dengan peran SIKL dalam memberikan pelayanan pendidikan bagi warga Indonesia di Malaysia,” ujar Wakepri.

Sementara itu, Atase Pendidikan dan Kebudayaan Prof. Dr. Ari Purbayanto mengingatkan semua pihak di sekolah supaya sarana ujian baik hardware maupun software benar-benar memenuhi syarat dan berfungsi dengan baik. “Kita harus benar-benar menjaga integritas dan bekerja dengan seprofesional mungkin,” tambahnya.

UN untuk siswa tingkat SD dan SMP akan berlangsung pada bulan Mei 2017. Siswa SMP akan mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), sementara siswa SD akan mengikuti Ujian Sekolah Berbasis Komputer (USBK).

Pada kesempatan tersebut, Ketua Panitia Ujian, Dra. Sunarti, M.Pd., melakukan penyerahan naskah soal nasional SD kepada Atase Pendidikan dan Kebudayaan Prof Ari Purbayanto yang kemudian Atdikbud menyerahkan naskah soal yang dibuat oleh tim penyusun soal SIKL tersebut kepada kepala sekolah.

Sekolah Indonesia Kuala Lumpur dan Sekolah Indonesia Singapura merupakan Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN) yang menyelenggarakan ujian nasional berbasis komputer sejak tahun 2014.

Wakil Duta Besar dan Atase Pendidikan dengan didampingi oleh Kepala Sekolah dan Wakil Kepala Sekolah berkesempatan meninjau fasilitas gedung olah raga putsal dan badminton. (THS/Info Kedutaan)

TH SalengkeCaraka OnlinePendidikanSekolah Indonesia KL
Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) sukses menghelat hajat negara yakni Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang dikendalikan langsung secara online dari Jakarta. Ujian diselenggarakan selama tiga hari, 10 s/d 13 April 2017. “Ini adalah hari terakhir ujian. Kita berharap, hasilnya sesuai dengan harapan kita bersama,” ujar Kepala Sekolah Drs. H....