Apa saja kunci sukses mengurus keuangan keluarga ?. Ternyata kunci sukses mengurus keuangan keluarga itu yang paling utama adalah dari diri anda sendiri. Apa saja sikap mental yang perlu kita persiapkan ?. Sikap mental yang tepat adalah kunci sukses mengurus kuangan keluarga.
Banyak peserta pelatihan dan seminar keuangan yang kami adakan bertanya mengenai apa saja kunci sukses mengurus keuangan keluarga. Finansialku.com berusaha mengenal lebih dalam lagi mengenai hal yang terutama dalam mengurus keuangan keluarga. Kami mendapatkan sebuah kata-kata bijak dari seorang penulis bernama Swani Sivananda (alm). Beliau mengatakan : Put your heart, mind and soul into even your smallest acts. This is the secret of success.
Menggunakan segenap hati untuk mengurus keuangan keluarga, ada beberapa hal yang menyebabkan seseorang kesulitan dalam mengurus keuangan keluarga :

1. Menyepelekan Hal-Hal Kecil
Apakah Anda mengetahui, berapa persen pengeluaran bulan ini yang digunakan untuk investasi, cicilan dan pengeluaran rumah tangga ?. Nah jika Anda masih bingung, berarti Anda masih kurang peduli dengan kondisi keuangan keluarga Anda.
Jika Anda saja tidak peduli, maka jangan harapkan orang lain juga peduli. Anda adalah orang yang harusnya paling peduli dan paling bertanggung jawab atas kondisi keuangan Anda. Coba deh mulai gunakan seluruh hati, pikiran dan jiwa Anda dalam mengurus keuangan keluarga dan perhatikan hal-hal detil, seperti:
* Mulai menyusun anggaran keuangan keluarga.
* Mulai mencatat keuangan keluarga.
* Baca dan kaji ulang polis asuransi jiwa dan asuransi kesehatan Anda.
* Kaji ulang investasi yang sudah Anda lakukan.
* Coba jalankan komitmen keuangan bersama pasangan dan keluarga.
* dan lain sebagainya.

2. Tidak Tahu Apa yang Harus Dilakukan dan Tidak Mau Berusaha Mencari Tahu
Ada seorang guru yang pernah bercerita mengenai empat jenis manusia melihat masalah:

*Bapak Andi = Andi tahu, apa yang tidak diketahui dirinya.
*Bapak Budi = Budi tidak tahu, apa yang tidak diketahui dirinya.
*Bapak Charlie = Charlie tahu, apa yang diketahui dirinya.
*Bapak Dedi = Dedi tidak tahu, apa yang tidak diketahui dirinya.

Dalam hal keuangan, permasalahan yang sering terjadi adalah sosok Pak Budi atau sosok Pak Andi. Sayangnya mayoritas orang tidak mau berusaha mencari solusinya. Dalih yang paling sering digunakan adalah:
a. Nanti dulu, Saya
b. Saya kurang berminat, Saya
c. Saya tidak jago matematika dan keuangan, jadi saya
d. Kondisinya seperti ini mau gimana lagi.
e. dan lain sebagainya.

Jika anda merasa senasib dengan pak Andi dan pak Budi, maka anda perlu berkonsultasi dengan Perencana Keuangan. Mulailah dari membuat perencanaan keuangan (financial planning), karena perencanaan keuangan membuat anda menjadi lebih jelas dalam mengurus keuangan keluarga. Silakan coba Aplikasi Finansialku, untuk membantu anda mengurus dan merencanakan keuangan keluarga.

3. Punya Visi tetapi Tidak Punya Rencana Kerja yang Jelas, Terukur dan Tearah
Apakah anda pernah melihat acara debat pemilihan presiden atau pemilihan gubernur? Bagaimana cara anda melihat kualitas dari seorang calon presiden atau calon gubernur?

Jika anda seorang yang netral dalam memilih, anda tentunya akan memperhatikan calon yang punya visi dan punya rencana kerja. Sama seperti anda dalam mengurus keuangan keluarga, misal:
*5 tahun lagi, saya sudah mulai membayar DP rumah
*6 tahun lagi, saya sudah memasukkan anak ke SMA favorit
*15 tahun lagi, saya sudah masuk masa pensiun yang sejahtera
*dan lain sebagainya.

Jika anda sudah memiliki visi ke depan itu adalah hal yang bagus, karena banyak orang yang tidak tahu atau tidak berani menentukan visi hidupnya. Pertanyaan berikutnya, apakah anda sudah memiliki rencana kerja (action plan)?

*Agar 5 tahun lagi anda bisa bayar DP, apa yang harus anda lakukan sekarang?
*Agar 6 tahun lagi anda bisa memasukkan anak ke SMA favorit, apa yang harus anda lakukan sekarang?
*Agar 15 tahun lagi, saya sudah masuk masa pensiun yang sejahtera, apa yang harus sudah Anda lakukan sekarang?

Jika anda belum memiliki rencana kerja, maka sebaiknya anda mulai buat rencana keuangan. Hubungi perencana keuangan untuk membantu anda membuat sebuah rencana keuangan dan rencana kerja.

Berikan sepenuh hati, fikiran dan jiwa untuk mengurus keuangan keluarga. Semoga dengan penjelasan di atas, anda lebih tahu kunci sukses dalam mengurus keuangan keluarga. Setidaknya anda tahu darimana harus memulai? Jangan lupa sebarkan artikel ini kepada pasangan dan kakak adik anda. Mereka juga perlu tahu mengenai rahasia kunci sukses ini. (Budi Prastowo/Gaya Hidup)

Jasliza JohorCaraka Online
Apa saja kunci sukses mengurus keuangan keluarga ?. Ternyata kunci sukses mengurus keuangan keluarga itu yang paling utama adalah dari diri anda sendiri. Apa saja sikap mental yang perlu kita persiapkan ?. Sikap mental yang tepat adalah kunci sukses mengurus kuangan keluarga. Banyak peserta pelatihan dan seminar keuangan yang kami adakan...