Tidak perlu diragukan lagi kalau banyak wisatawan yang memilih untuk berlibur ke Indonesia, termasuk wisatawan dari Timur Tengah dan muslim dari negara lain. Indonesia dengan jumlah penduduk Islam terbesar di dunia sehingga memudahkan para wisatawan muslim untuk memilih tempat tinggal maupun makanan.

Sudah banyak hotel ‘ramah muslim’ atau ‘muslim friendly’ yang dibangun di berbagai kota tujuan wisata di Indonesia, tidak perlu dipertanyakan lagi untuk pilihan makanan halal.

Pada November tahun lalu, dalam ajang World Halal Tourism Award 2016 yang diseleggarakan di Abu Dhabi, Indonesia berhasil memenangkan 12 dari 16 kategori yang dilombakan.

Bangsa Indonesia harus berbangga dengan pencapaian yang luar biasa tersebut, termasuk untuk seluruh warga Aceh yang memenangkan dua kategori yaitu World’s Best Halal Destination dan World’s Best Airport For Halal  Travelers.

Aceh sejak dahulu terkenal dengan sebutan serambi Mekah. Semua orang pasti setuju dengan julukan tersebut karena kota ini mempunyai mayoritas penduduk muslim dimana nilai-nilainya masih dijaga dengan baik sampai sekarang.

Berdasarkan data Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Aceh, wisatawan asal Malaysia merupakan wisatawan asing terbesar yang berkunjung ke Aceh. Menurut data tahun 2014, sebanyak 38,08% dari total wisatawan mancanegara 50.721 berasal dari Malaysia (19.291  orang) dan angka ini bahkan mengalami sedikit kenaikan menjadi 38,55% untuk tahun 2015 dengan total wisatawan asal Malaysia 21.046 dari total wisatawan asing 54.588 orang.

 

https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/f/f2/Meuseujid_Raya.JPG

Cantiknya Masjid Baiturrahman di Aceh

Mengapa orang Malaysia tertarik untuk pergi ke Aceh tentunya tidak lepas dari kedekatan budaya kedua negara dan juga berbagai kelebihan lain seperti ketersediaan penerbangan langsung dan juga biaya akomodasi yang relatif terjangkau. Aceh mempunyai banyak pilihan wisata alam yang indah, mulai dari Pantai Iboih di Sabang, Pulau Weh, pantai Loknga sampai Taman Nasional Gunung Leuser.

Selain itu tentunya Aceh mempunyai beragam pilihan untuk wisata rohani seperti makam Sultan Iskandar Muda, Masjid Agung Meulaboh, Makam Syah Kuala dan tentunya Masjid Raya Baiturrahman.

Masjid ini dibangun dengan sangat indah menyerupai Taj Mahal yang berada di India dan dibangun pada tahun 1612 oleh Sultan Iskandar Muda. Disamping keindahan bangunan kuno tidak kalah Aceh memiliki objek wisata alam yang sangat indah.

Related image

Keindahan Pulau Weh, ini seperti surga dunia

Para wisatawan tentu akan terpukau dengan gesitnya para penari Saman yang merupakah salah satu tarian tradisional Aceh yang sudah dicatat oleh UNESCO sebagai warisan budaya Aceh.

Tarian ini merupakan tarian Suku Gayo yang mencerminkan pendidikan, keagamaan, sopan santun, kepahlawanan, kekompakan dan kebersamaan. Tari Saman juga merupakan media untuk menyampaikan pesan (dakwah) .

Image result for saman dance

Tari Saman, bukan hanya sekedar tarian tetapi juga sarana untuk menyampaikan pesan baik

Untuk urusan makanan, anda tidak perlu khawatir untuk mendapatkan makanan halal yang lezat. Aceh terkenal dengan beragam menu makan tradisional seperti mie aceh, kuah si itek, dan tentunya harumnya kopi khas aceh. Kuliner khas Aceh yang lain adalah ayam tangkap, ayam yang digoreng dengan cabe hijau  dan daun teumuru.

Tapi jangan heran, selain ayam tangkap, Aceh juga punya ayam lepas. Mungkin kita harus langsung pergi ke Aceh untuk bisa membedakan antara ayam tangkap dan ayam lepas.

Image result for ayam tangkap

Sedapnya ayam tangkap, gurih dan aroma daun teumuru sangat menggoda

Sumatera Utara Yang Menawan

Sumatera Utara mempunyai daya tarik yang sedikit berbeda dari Aceh, provinsi ini banyak dikunjungi oleh orang Malaysia terutama untuk etnis Tionghoa. Kultur Tionghoa mewarnai Kota Medan sejak awal abad 19 sehingga Medan merupakan salah satu tujuan wisata utama bagi mereka.

Sebut saja rumah Tjong A Fie di Medan, jika berkunjung kesana maka anda akan melihat betapa kayanya dulu kapitan yang berasal dari Guangdong China ini. Selain itu para wisatawan juga bisa mengunjungi vihara Adhi Maitreya, vihara Gunung Timur dan juga anda tidak perlu ke Yangon karena di taman alam Lumbini Berastagi terdapat replika pagoda Shwedagon yang sungguh cantik.

Related image

Replika Pagoda Shwedagon yang terletak di Taman alam Lumbini Berastagi

Selain itu Sumatera Utara juga memiliki Danau Toba dan Pulau Samosir yang sudah dikenal oleh banyak orang. Danau Toba merupakan satu dari 10 destinasi prioritas Indonesia tahun 2016 sehingga Presiden Joko Widodo menginstruksikan kepada para Menteri untuk mempercepat dan memperkuat konektivitas dan aksesibilitas seperti bandar udara, jalan raya, dan pelabuhan.

Bahkan Presiden pada 1 Maret 2016 secara langsung bertolak ke Sumatera Utara untuk meninjau langsung Danau Toba dan juga bertemu dengan Menteri Pariwisata dan Plt. Gubernur Sumatera Utara  dan para Bupati Wilayah Danau Toba untuk membahas pembangunan Danau tektonik tersebut.

 Image result for danau toba

Keindahan Danau Toba tidak kalah dari pesona pantai di daerah Timur Indonesia

 Kalau Aceh memiliki Tari Saman maka Sumatera Utara mempunyai tarian tradisional yang sangat terkenal yaitu  tari Tor Tor. Tarian ini merupakan tarian khas Suku Batak yang sudah ada semenjak abad ke-13 dan merupakan tarian ritual adat.

Ada beberapa jenis tari tor-tor dimana diantaranya adalah tari tor-tor Pangurason yang merupakan pemberihan untuk upacara adat besar. Kemudian tor tor sipitu cawan untuk pengangkatan raja dan tor tor tunggal panaluan yang dilakukan oleh para dukun atau tetua adat untuk membersihkan desa dari musibah.

Related image

Tari tor-tor yang merupakan tarian ritual adat Suku Batak

Sumatera Utara bukan hanya Medan, namun anda perlu untuk tinggal lebih lama untuk menjelajahi wilayah lain seperti Kabupaten Karo yang terkenal dengan air terjun Sipiso-piso, ber-arung jeram di Sungai Binge Kota Binjai, melihat keindahan salju panas Dolok Tinggi Raja di Kabupaten Simalungun dan tentunya berkunjung ke Pulau Nias yang mempunyai beberapa pantai yang sangat indah.

Related image

Pemandangan cantik ini bukan di Eropa melainkan di Simalungun, Sumatera Utara

Pihak KBRI Kuala Lumpur selalu mendukung program Kementerian Pariwisata untuk meningkatkan wisatawan asing untuk berkunjung ke Indonesia, untuk itu seperti tahun-tahun sebelumnya maka pada tahun ini Fungsi Ekonomi KBRI Kuala Lumpur akan mengadakan familiarization trip ke Aceh dan Sumatera Utara.

Dalam kegiatan tersebut, pihak KBRI Kuala Lumpur akan membawa sejumlah media televisi dan cetak dari Malaysia untuk meliput keindahan Indonesia dan juga beberapa perwakilan tour and travel agent Malaysia untuk dipertemukan dengan travel agent lokal untuk kerjasama penjualan paket liburan baik ke Aceh maupun ke Sumatera Utara. (Ririn / Fungsi Ekonomi / Perjalanan)

Ririn EkonomiCaraka Online
Tidak perlu diragukan lagi kalau banyak wisatawan yang memilih untuk berlibur ke Indonesia, termasuk wisatawan dari Timur Tengah dan muslim dari negara lain. Indonesia dengan jumlah penduduk Islam terbesar di dunia sehingga memudahkan para wisatawan muslim untuk memilih tempat tinggal maupun makanan. Sudah banyak hotel 'ramah muslim' atau 'muslim friendly'...