Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM) menyelamatkan empat nelayan Indonesia yang mengalami kerusakan kapal boat di 37,6 kilometer dari Pulau Pangkor belum lama ini.

Pengarah Maritim Daerah 3 Lumut, Kapten Maritim Zulinda Ramly mengatakan pihaknya merimana informasi tentang boat tersebut dari Tentara Laut Diraja Malaysia (TLDM).

“Lalu kami mengarahkan Kapal Maritim Marlin bersama sepasukan anggota diketuai Letnan Komander Maritim, Mohd Fahimi Omar ke lokasi kejadian,” katanya.

Pada kejadian tersebut penumpang boat terdiri dari satu orang tekong dan tiga penumpang berusia 21 hingga 43 tahun yang berpangkalan di Tanjung Balai.

Mereka sudah tujuh hari berada di laut sebelum boat mereka rusak pada hari ke empat. Tekong boat, Nur Ajuan (21) mengatakan pihaknya tidak menyadari sudah memasuki perairan Malaysia namun ternyata sudah berada di luar Perairan Indonesia.

Dia mengatakan boat-nya mengalami kerusakan di Perairan Indonesia namun karena tidak dilengkapi alat komunikasi mereka gagal menerima bantuan.

“Saya hanya tahu sudah berada di Perairan Malaysia setelah diselamatkan pihak berkuasa negara ini, namun bersyukur kami diselamatkan. Tidak ada perlakuan buruk sama sekalu,” katanya.

Ketua Satgas Perlindungan WNI (PWNI) KBRI Kuala Lumpur, Yusron B Ambary mengatakan empat nelayan asal Teluk Nibung diselamatkan APMM Lumut setelah seminggu terombang-ambing di laut karena mesin rusak.
Dia mengatakan Satgas PWNI telah menghubungi pemilik kapal untuk mengirimkan biaya perbaikan agar mereka bisa segera pulang. (Agus Setiawan / Info Kedutaan)

Agus SetiawanCaraka Online
Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM) menyelamatkan empat nelayan Indonesia yang mengalami kerusakan kapal boat di 37,6 kilometer dari Pulau Pangkor belum lama ini. Pengarah Maritim Daerah 3 Lumut, Kapten Maritim Zulinda Ramly mengatakan pihaknya merimana informasi tentang boat tersebut dari Tentara Laut Diraja Malaysia (TLDM). 'Lalu kami mengarahkan Kapal Maritim Marlin...