Warga Negara Indonesia (WNI) yang akan melangsungkan pernikahan di Malaysia, dengan Warga Negara Malaysia maupun warga negara asing lainnya, perlu memohon Surat Rekomendasi Menikah atau Surat Keterangan Untuk Menikah.

PERSYARATAN MENIKAH UNTUK MUSLIM

WARGA NEGARA INDONESIA (LAKI-LAKI/PEREMPUAN)

  1. Paspor RI dengan ijin tinggal (visa pelajar/visa kerja professional/visa sosial/Pelancong 30 hari) dan E-KTP;

Catatan: WNI dengan visa PLKS (Pass Lawatan Kerja Sementara) tidak diperbolehkan menikah di Malaysia.

  1. Surat dari kelurahan/kepala desa tempat tinggal pemohon (Surat N1: Surat Keterangan Nikah/Status, Surat N2: Surat Keterangan Asal Usul, Surat N3: Surat Persetujuan Mempelai, N4: Surat Keterangan Tentang Orang Tua, N5: Surat Izin Orang Tua serta N6: Surat Keterangan Kematian Suami/Isteri khusus bagi mereka yang berstatus janda/duda mati);
  2. Surat Rekomendasi menikah dari KUA Kecamatan tempat tinggal pemohon;
  3. Untuk Perempuan, melampirkan Surat Wali Nikah yang dicap dan ditanda tangani oleh KUA Kecamatan;
  4. Pemohon dengan status Janda/Duda Mati melengkapi poin (a-d) dan N6, yaitu surat kematian dari Kepala desa/Akta Kematian dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil dan Buku Nikah pemohon;
  5. Pemohon dengan status Janda/Duda Cerai, melengkapi poin (a-d) dan Akta Cerai dari Pengadilan Agama;
  6. Pemohon dengan status Poligami, melengkapi poin a-d dan melampirkan putusan poligami dari Pengadilan Agama/Mahkamah;
  7. Pemohon yang belum mencapai usia 21 tahun, harus melengkapi dengan surat ijin orang tua disahkan oleh Kelurahan;
  8. Pemohon laki-laki yang belum berusia 19 tahun dan Perempuan 16 tahun harus melengkapi dengan surat dari Pengadilan Agama;
  9. Bila pemohon berpindah agama harus melengkapi dengan surat pindah agama yang disahkan oleh Kelurahan;
  10. Dokumen-dokumen/surat rekomendasi untuk menikah berlaku 6 (enam) bulan dari tanggal dikeluarkan.

WARGA NEGARA MALAYSIA (LAKI-LAKI/PEREMPUAN)

  1. IC (Identification Card) ;
  2. Surat Keterangan status bujang dari Ketua Kampung/Imam masjid/syarikat/penolong pendaftar nikah;
  3. Borang Nikah dari Jabatan Agama Islam untuk Laki-laki&Perempuan;
  4. Pemohon dengan status Janda/Duda Mati, melengkapai poin (a-c) dan Sijil Kematian dan Buku Nikah pemohon sebelumnya;
  5. Pemohon dengan status Janda/Duda Cerai, melengkapai poin (a-c) dan Sijil/Akta Cerai;
  6. Pemohon dengan status Poligami, melengkapai poin (a-c) dan putusan poligami dari Pengadilan Agama/Mahkamah.

WARGA NEGARA ASING LAINNYA (LAKI-LAKI/PEREMPUAN)

  1. IC (Identification Card) atau Paspor Kebangsaannya;
  2. Bukan pemegang visa PLKS Malaysia;
  3. Surat Keterangan status dari Perwakilan Negara pemohon dan disahkan oleh Kementerian Luar Negeri Malaysia;
  4. Borang Nikah dari Jabatan Agama Islam untuk Laki-laki&Perempuan;
  5. Pemohon dengan status Janda/Duda Mati dilengkapi dengan Sijil Kematian dan Buku Nikah pemohon sebelumnya;
  6. Pemohon dengan status Janda/Duda Cerai, dilengkapi dengan Sijil/Akta Cerai;
  7. Pemohon dengan status Poligami, putusan poligami dari Pengadilan Agama/Mahkamah.

CATATAN KHUSUS:

WNI Pemegang IC Merah/Penduduk Tetap Malaysia, persyaratan sama dengan persyaratan untuk menikah Warga Negara Malaysia dan dilampirkan Paspor RI yang masih berlaku

Dokumen Asli dan fotokopi, Proses 2(dua) hari kerja

_____________________________________________________

 

PERSYARATAN MENIKAH NON MUSLIM

WARGA NEGARA INDONESIA (LAKI-LAKI/PEREMPUAN)

  1. Paspor RI dengan ijin tinggal (visa pelajar/visa kerja professional/visa sosia/pelancongan 30 hari);

Catatan: WNI dengan visa PLKS (Pass Lawatan Kerja Sementara) tidak diperbolehkan menikah di Malaysia.

  1. Surat Keterangan dan rekomendasi menikah dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil;
  2. Akta Kelahiran, Kartu Keluarga, E-KTP (Kartu Tanda Penduduk);
  3. Pemohon dengan status Janda/Duda Mati dilengkapi dengan N6, yaitu surat kematian dari Kepala desa /Akta Kematian dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil dilengkapai dan Buku Nikah pemohon;
  4. Pemohon dengan status Janda/Duda Cerai, melengkapai poin (a-c) dan Akta Cerai dari Pengadilan Agama;
  5. Pemohon yang belum mencapai usia 21 tahun, harus melengkapi dengan surat ijin orang tua disahkan oleh Kelurahan;
  6. Pemohon laki-laki yang belum berusia 19 tahun dan Perempuan 16 tahun harus melengkapi dengan surat dari Pengadilan Agama;
  7. Bila pemohon berpindah agama harus melengkapi dengan surat pindah agama yang disahkan oleh Kelurahan;
  8. Dokumen-dokumen/surat rekomendasi untuk menikah berlaku 6 (enam) bulan dari tanggal dikeluarkan.

WARGA NEGARA MALAYSIA (LAKI-LAKI/PEREMPUAN)

  1. IC (Identification card);
  2. Surat Keterangan Bujang dari JPN;
  3. Pemohon dengan status Janda/Duda Mati melengkapai poin (a-b) dan Sijil kematian serta buku nikah;
  4. Pemohon dengan status Janda/Duda Cerai, melengkapai poin (a-b) dan Sijil Cerai.

 WARGA NEGARA ASING LAINNYA (LAKI-LAKI/PEREMPUAN)

  1. IC (Identification card) atau Paspor Kebangsaannya;
  2. Surat Keterangan status dari Perwakilan Negara pemohon;
  3. Pemohon dengan status Janda/Duda Mati dilengkapi dengan Sijil kematian dan buku nikah sebelumnya;
  4. Pemohon dengan status Janda/Duda Cerai, dilengkapi Sijil Cerai.

 

CATATAN KHUSUS:

WNI Pemegang IC Merah/Penduduk Tetap Malaysia, persyaratan sama dengan persyaratan untuk menikah Warga Negara Malaysia dan dilampirkan Paspor RI yang masih berlaku

Dokumen Asli dan fotokopi, Proses 2 (dua) hari kerja

___________________________________________________

 

ALUR SELETAH MENDAPAT SURAT KETERANGAN/REKOMENDASI NIKAH DARI KBRI

Bagi WNI yang telah menikah di Malaysia dan telah mendapatkan surat perakuan nikah dari Jabatan Agama Islam, diwajibkan melaporkan ke KBRI untuk mendapatkan SURAT BUKTI LAPOR KAWIN. Peryaratan yang harus dibawa ke KBRI adalah surat perakuan nikah dari Jabatan Agama Islam, yang telah dilegalisir di Kementerian Luar Negeri Malaysia, Paspor Suami/istri dan IC. Untuk sijil nikah yang tertulis dalam bahasa JAWI agar diterjemahkan ke Penerjemah Tersumpah Malaysia dan selanjutnya ke Kementerian Luar Negeri Malaysia.

Daftarkan surat nikah anda beserta Surat Bukti Lapor Kawin kepada instansi pelaksana di Indonesia dalam masa 30 (tigapuluh) hari, setelah kembali ke Indonesia dengan dilengkapi dengan akta perkawinan, kartu identitas pemohon atau paspor pasangan.

 

MENIKAH DI INDONESIA

Bagi Warga Negara Malaysia yang akan menikah dengan WNI di Indonesia, untuk Persyaratan menikah secara lengkap dan jelas harus menghubungi Kantor Urusan Agama (KUA) untuk muslim atau Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Non Muslim) di tempat tinggal pemohon, selain itu Warga Negara Malaysia sebelum menikah harus melapor kepada:

Setelah menikah dan mendapatkan buku nikah atau akta perkawinan, pastikan data-data dalam buku nikah/akta perkawinan sesuai dengan data-data yang ada dalam paspor, sampainya di Malaysia anda perlu mengesahkan  Buku nikah/Akta perkawinan di  KBRI. (M Febi /Info Kedutaan)

 

Muhammad Febi KhairaKonsuler
Warga Negara Indonesia (WNI) yang akan melangsungkan pernikahan di Malaysia, dengan Warga Negara Malaysia maupun warga negara asing lainnya, perlu memohon Surat Rekomendasi Menikah atau Surat Keterangan Untuk Menikah. PERSYARATAN MENIKAH UNTUK MUSLIM WARGA NEGARA INDONESIA (LAKI-LAKI/PEREMPUAN) Paspor RI dengan ijin tinggal (visa pelajar/visa kerja professional/visa sosial/Pelancong 30 hari) dan...