Surat Keterangan Pindah

  • Legalisasi daftar barang dan pemberian surat keterangan barang untuk pembebasan bea masuk bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yang membawa barang pindahan pada waktu WNI tersebut pindah/kembali ke Indonesia.
  • Barang pindahan adalah barang-barang keperluan rumah tangga yang karena kepindahan pemiliknya ke Indonesia yang semula berdomisili di Luar Negeri, kemudian dimasukkan ke dalam daerah Pabean Indonesia, dan barang-barang tersebut terdiri dari barang-barang rumah tangga yang diperuntukkan akan tetap sebagai bagian dari keperluan rumah tangga bersangkutan, yang dalam hal ini tidak termasuk persediaan barang dagangan, barang larangan dan kendaraan bermotor
  • Contoh barang umum dimasukkan sebagai barang pindahan seperti perabot rumah tangga, alat-alat dapur, buku-buku, piano, organ, dan alat musik lainnya, alat olahraga, televise, radio, video, LCD/DVD Player, Komputer (PC), alat penyejuk udara dan baran lainnya yang lazim dimiliki oleh sebuah rumah tangga.
  • Legalisasi daftar barang dan surat keterangan barang diproses sebelum yang bersangkutan kembali ke Indonesia
  • Barang pribadi yang dibawa menggunakan kopor (luagage) tidak diperlukan legalisasi terhadap barang dan surat keterangan barang. Barang pribadi yang dibawa dengan menggunakan kopor (luggage) sebaiknya rasional dan tidak berlebihan (mengesankan bahwa barang-barang tersebut tidak diperdagangkan di Indonesia)
  • Surat Keterangan barang tidak dapat diberikan kepada Warga Negara Asing (WNA) kecuali WNA tersebut karena pekerjaannya pindah ke Indonesia bersama keluarganya setelah mendapat izin menetap sementara dari Direktorat Jendral Imigrasi dibuktikan dengan Kartu Izin Menetap Sementara paling singkat 1 (satu) tahun, dan dapat dibuktikan dengan Kartu Izin Kerja Tenaga Asing Sementara paling singkat 1 (satu) tahun.
  • Legalisasi daftar barang pindahan/barang bekas hanya bisa diberikan satu kali saja, dan tidak dapat diberikan lebih dari satu kali.
  • Keterangan umum mengenai Pembebasan Bea Masuk bisa dilihat di website Dirjen Bea dan Cukai : www.beacukai.go.id/library/data/pindahan.pdf dan Peraturan Menteri Keuangan Nomor. 28/PMK.04/2008 tentang Pembebasan Bea Masuk Atas Impor Barang Pindahan

 

Persayaratan :

  1. Mengajukan permohonan tertulis diketik dengan rapi, tentang maksud dan tujuan legalisasi daftar barang, dengan mencantumkan :
    • Nomor , tanggal pengeluaran, tanggal berakhir dan Kantor Imigrasi/Negara yang mengeluarkan paspor pemohon.
    • Alamat terakhir di Malaysia
    • Tanggal kedatangan ke Malaysia dan kepulangan ke Indonesia
  2. Bagi Warga Negara Indonesia pemilik PR (permanent residence) harap menyatakan bahwa legalisasi daftar barang akan dipergunakan dalam rangkan kepulangannya ke tanah air selamanya (for good)
  3. Mengajukan daftar barang-barang yang akan dikirimkan dari perusahaan pengiriman barang.
  4. Photocopy Paspor dan Visa tinggal pemohon paling singkat 1 (satu) tahun berdomisili di Malaysia.
  5. Surat Keterangan dari Perusaahannya yang bersangkutan telah mengundurkan diri/telah habis masa kerjanya/sekolahnya dan akan kembali ke Indonesia.
  6. Itinerary/Flight Schedule
  7. Biaya Legalisasi RM 55 (lima puluh lima RM)

 

 






Video Kementerian Luar Negeri

Kedutaan Besar Republik Indonesia Kuala Lumpur (Embassy of the Republic of Indonesia Kuala Lumpur)
No. 233 Jalan Tun Razak, WP KL 50400, Tel: +603-2116-4016/4017, Fax: +603-2141-7908

Copyright © 2013. All Rights Reserved.