KBRI Kuala Lumpur Perkuat Koordinasi dengan Jabatan Tenaga Kerja Perak

KBRI Kuala Lumpur Perkuat Koordinasi dengan Jabatan Tenaga Kerja Perak

Pada Jum’at 24 Mei 2017 delegasi KBRI Kuala Lumpur menemui pejabat Jabatan Tenaga Kerja (JTK) Negeri Perak di kantor JTK Negeri Perak, Ipoh untuk memperkuat koordinasi...

KBRI Kuala Lumpur dan Bernama Radio Tanda Tangani Perjanjian Program Radio

KBRI Kuala Lumpur dan Bernama Radio Tanda Tangani Perjanjian Program Radio "Kabar Merah Putih"

Penandatanganan Perjanjian Program Radio "Kabar Merah Putih" (KMP) antara KBRI Kuala Lumpur dengan Bernama Radio yang ditandatangani oleh Kepala Kanselerai, Bpk...

KBRI KL dan Pengacara Dampingi Siti Aisyah di Sidang Pertama

KBRI KL dan Pengacara Dampingi Siti Aisyah di Sidang Pertama

Tim Perlindungan WNI KBRI Kuala Lumpur bersama Pengacara dari kantor pengacara Gooi & Azzura mendampingi Siti Aisyah pada sidang pertamanya di Pengadilan Negeri...

KBRI KL Pastikan Kewarganegaraan dan Berikan Pendampingan Pada Siti Aisyah

KBRI KL Pastikan Kewarganegaraan dan Berikan Pendampingan Pada Siti Aisyah

Hari ini (25/2) pukul 10.30 Tim Perlindungan WNI KBRI Kuala Lumpur didampingi pengacara telah melakukan kunjungan kekonsuleran kepada Siti Aisyah di kantor polisi...

Selain Bromo dan Komodo, Ini 5 Taman Nasional yang Wajib Dikunjungi

Sederet taman nasional di Indonesia memiliki keindahan alam yang bisa dinikmati oleh wisatawan. Sebut saja Taman Nasional Bromo Tengger Semeru di Jawa Timur dengan padang pasir dan juga Kawah Bromo yang siap memanjakan mata atau Taman Nasional Komodo dengan hewan komodo.

Namun, selain Bromo Tengger Semeru dan Komodo, masih terdapat taman nasional lain yang wajib dikunjungi destinasi wisata. Apa saja taman nasional tersebut ?

Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Tachrir Fathoni memberikan rekomendasi taman nasional yang wajib dikunjungi untuk berwisata seperti Taman Nasional Way Kambas di Lampung, Tanjung Puting di Kalimantan Tengah, Gunung Leuser di Aceh, Baluran, dan Alas Purwo di Jawa Timur.

"Misalnya Taman Nasional Way Kambas di sana ada Rhino (badak sumatera) yang tidak ada duanya di dunia. Ada juga gajah yang bisa dilihat dan harimau," kata Tachrir kepada KompasTravel saat ditemui usai buka bersama di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Jakarta, Senin (13/6/2016).

Kemudian tak kalah menariknya untuk dikunjungi adalah Taman Nasional Tanjung Puting, di Kalimantan Tengah. Di sana, lanjut Tachrir, wisatawan bisa mencoba wisata menyusuri sungai sambil melihat orangutan. Menurutnya, atraksi-atraksi wisata tersebut belum banyak diketahui oleh wisatawan Indonesia.

"Orang asing itu yang ke sana, tapi banyak orang-orang kita yang belum (banyak) yang tahu Taman Nasional Tanjung Puting," jelasnya.

Taman nasional selanjutnya yang bisa dicoba adalah Taman Nasional Gunung Leuser. Tachrir menyebut, daerah Ketambe sebagai salah satu yang bisa dikunjungi.

Ketambe merupakan nama Kecamatan di Kabupaten Aceh Tenggara, Aceh. Wilayahnya berbatasan langsung dengan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL),

"Leuser itu juga banyak orangutan. Itu menjadi tempat penelitian orangutan yang terkenal di dunia namanya Ketambe. Semua ahli orangutan di dunia tahu. Itu tempat yang unik dan bisa diandalkan," ujar Tachrir.

Berlanjut ke Pulau Jawa, ada taman nasional yang bisa dikunjungi seperti Alas Purwo dan Baluran di Jawa Timur. Tachrir menyebut, wisatawan bisa melihat satwa dengan mudah di padang savana seperti di Afrika yang ada di Alas Purwo dan Baluran.

"Alas purwo itu selain mudah melihat satwanya juga bisa surfing terbaik di dunia yakni di G-Land. (Semua taman nasional yang disebutkan) Itu yang potensial yang bisa dikembangkan pariwisata dan dikunjungi," tutup Tachrir.

(Sumber: Kompas.com)

Kedutaan Besar Republik Indonesia Kuala Lumpur (Embassy of the Republic of Indonesia Kuala Lumpur)
No. 233 Jalan Tun Razak, WP KL 50400, Tel: +603-2116-4016/4017, Fax: +603-2141-7908

Copyright © 2013. All Rights Reserved.