Trade Expo Indonesia 2017

Trade Expo Indonesia 2017

Indonesia-one of the fastest growing countries in the emerging economies is set to be the new trade tourism and investment destination for the forward-looking buyers...

Tinjau KBRI KL, Ketua Komite II DPD Himbau TKI Gunakan Jalur Resmi

Tinjau KBRI KL, Ketua Komite II DPD Himbau TKI Gunakan Jalur Resmi

  KBRI Kuala Lumpur menerima kunjungan Ketua Komite II Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Parlindungan Purba, SH. MM. di Kuala Lumpur pada Jum'at (7/7).  Kunjungan...

KBRI Kuala Lumpur Terima Kunjungan DPD Komite III

KBRI Kuala Lumpur Terima Kunjungan DPD Komite III

DPD RI Komite III kunjungi KBRI Kuala Lumpur untuk membahas bersama isu-isu perlindungan WNI (14/7).

Kedatangan Dubes RI untuk Malaysia

Kedatangan Dubes RI untuk Malaysia

Bpk Rusdi Kirana, Dubes RI utk Malaysia tiba di Kuala Lumpur dan langsung meninjau fasilitas pelayanan di KBRI (6/7).    

Press Release : Program Re-Hiring dengan Enforcement Card (E-Kad) kepada Pekerja Asing Tanpa Ijin (PATI), Implikasi dan himbauan setelah berakhirnya program dimaksud

Press Release : Program Re-Hiring dengan Enforcement Card (E-Kad) kepada Pekerja Asing Tanpa Ijin (PATI), Implikasi dan himbauan setelah berakhirnya program dimaksud

  SIARAN PERS   Program Re-Hiring dengan Enforcement Card (E-Kad) kepada Pekerja Asing Tanpa Ijin (PATI), Implikasi dan himbauan setelah berakhirnya program...

Press Release : Program Re-Hiring dengan Enforcement Card (E-Kad) kepada Pekerja Asing Tanpa Ijin (PATI), Implikasi dan himbauan setelah berakhirnya program dimaksud

 

SIARAN PERS

 

Program Re-Hiring dengan Enforcement Card (E-Kad) kepada Pekerja Asing Tanpa Ijin (PATI), Implikasi dan himbauan setelah berakhirnya program dimaksud

  1. Dengan berakhirnya program Pemerintah Malaysia mengenai re-hiring dengan E-Kad kepada Pekerja Asing Tanpa Ijin (PATI) dari 15 negara pada tanggal 30 Juni 2017, Ketua Pengarah Imigrasi Malaysia (KP) menegaskan pihaknya akan mengambil tindakan tegas berupa razia terhadap PATI dan para majikan yang tidak mendaftar dalam program re-hiring

 

  1. Operasi razia telah dimulai sejak tanggal 1 Juli 2017 di wilayah Semenanjung Malaysia. Pada tanggal 3 Juli 2017, KP menyatakan bahwa hingga pagi hari tanggal 3 Juli 2017 waktu setempat, pihaknya telah melakukan 181 operasi di semenanjung dan berhasil menahan 1.509 orang PATI, dengan komposisi 752 orang WN Bangladesh, 197 orang WNI, 117 WN Myanmar, 50 WN Filipina, 45 WN Thailand dan sisanya dari negara lainnya.

 

  1. KBRI segera mengajukan permohonan akses konsuler kepada Pemerintah Malaysia untuk dapat bertemu dengan WNI yang tertangkap dalam razia untuk memastikan hak-haknya secara hukum terpenuhi.

 

  1. Kepada WNI yang bekerja secara legal/sah di Malaysia, KBRI menghimbau agar membawa dokumen yang sah ketika berpergian guna menghindari tindakan salah tangkap.

 

  1. Sementara kepada PATI WNI, KBRI menghimbau agar mempertimbangkan untuk mengikuti program Pulang Sukarela (Program 3+1) ke Indonesia. Dengan program ini, WNI dapat kembali ke Indonesia melalui jalan yang sah dan aman. Program Pulang Sukarela merupakan program Pemerintah Malaysia untuk memulangkan PATI ke negara asal yang berlaku s/d 31 Desember 2017.

 

  1. Kementerian Dalam Negeri Malaysia (KDN), melalui surat nomor KDN.IM.S.600-4/1/13 tanggal 7 Maret 2017, menyampaikan bahwa pihaknya telah menunjuk syarikat IMAN Bhd. untuk mengurus hal ini. Adapun biaya resmi program pulang sukarela ini adalah RM 800 plus GST (6%). Biaya ini belum termasuk ongkos pesawat/ferry (tergantung tujuan pemulangan). KBRI menghimbau agar WNI menghindari calo dalam pengurusannya.

 

  1. Program re-hiring dengan E-Kad diluncurkan oleh Kementerian Dalam Negeri Malaysia sejak tanggal 15 Februari 2017 untuk PATI dari 15 Negara yaitu Bangladesh, Filipina, India, Indonesia, Kazakhstan, Kamboja, Laos, Vietnam, Nepal, Pakistan, Sri Lanka, Thailand, Turmeknistan, Uzbekistan dan Vietnam. E-Kad berfungsi sebagai permit/ijin kerja sementara. Setelah mendapatkan E-Kad, selanjutnya PATI harus mengikuti program re-hiring.
  2. Dalam pelaksanaanya, Imigrasi Malaysia menyatakan bahwa jumlah PATI yang ikut program ini tidak sesuai harapan dimana hanya berjumlah 161.065PATI (23%) dengan sekitar 21.000-an majikan (data jam 22.00 tgl 30 Juni 2017) dari perkiraan jumlah pemohon sebanyak 400 – 600 ribu orang.

 

Kuala Lumpur, 4 Juli 2017

Video KBRI KL

Kedutaan Besar Republik Indonesia Kuala Lumpur (Embassy of the Republic of Indonesia Kuala Lumpur)
No. 233 Jalan Tun Razak, WP KL 50400, Tel: +603-2116-4016/4017, Fax: +603-2141-7908

Copyright © 2013. All Rights Reserved.