Trade Expo Indonesia 2017

Trade Expo Indonesia 2017

Indonesia-one of the fastest growing countries in the emerging economies is set to be the new trade tourism and investment destination for the forward-looking buyers...

Tinjau KBRI KL, Ketua Komite II DPD Himbau TKI Gunakan Jalur Resmi

Tinjau KBRI KL, Ketua Komite II DPD Himbau TKI Gunakan Jalur Resmi

  KBRI Kuala Lumpur menerima kunjungan Ketua Komite II Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Parlindungan Purba, SH. MM. di Kuala Lumpur pada Jum'at (7/7).  Kunjungan...

KBRI Kuala Lumpur Terima Kunjungan DPD Komite III

KBRI Kuala Lumpur Terima Kunjungan DPD Komite III

DPD RI Komite III kunjungi KBRI Kuala Lumpur untuk membahas bersama isu-isu perlindungan WNI (14/7).

Kedatangan Dubes RI untuk Malaysia

Kedatangan Dubes RI untuk Malaysia

Bpk Rusdi Kirana, Dubes RI utk Malaysia tiba di Kuala Lumpur dan langsung meninjau fasilitas pelayanan di KBRI (6/7).    

Press Release : Program Re-Hiring dengan Enforcement Card (E-Kad) kepada Pekerja Asing Tanpa Ijin (PATI), Implikasi dan himbauan setelah berakhirnya program dimaksud

Press Release : Program Re-Hiring dengan Enforcement Card (E-Kad) kepada Pekerja Asing Tanpa Ijin (PATI), Implikasi dan himbauan setelah berakhirnya program dimaksud

  SIARAN PERS   Program Re-Hiring dengan Enforcement Card (E-Kad) kepada Pekerja Asing Tanpa Ijin (PATI), Implikasi dan himbauan setelah berakhirnya program...

Komitmen KBRI Kuala Lumpur dalam Upaya Pemberantasan Perdagangan Manusia

Diskusi bersama Human Trafficking Watch, Malaysia, 21 Mei 2017 (14:30 - 16:30)

Mengingat Malaysia sebagai salah satu negara tujuan pengiriman TKI dengan jumlah WNI yang cukup besar, sudah selayaknya Pemri memberikan perhatian yang lebih serius kepada Malaysia khususnya untuk memiliki elemen kerja sama bilateral yang kuat dalam hal perlindungan WNI/TKI.

Hal ini telah disampaikan oleh Sekretaris Pertama Konsuler, Dahlia Kusuma Dewi, selaku wakil dari KBRI Kuala Lumpur dalam kesempatan pertemuan dengan Human Trafficking Watch dan perwakilan TKI, bertempat di Nube House, Brickfields, 21 Mei 2017.

Dalam penanganan human trafficking, KBRI Kuala Lumpur sejauh ini telah bekerja sama dengan erat dengan pihak Divisi 7 (D7) Polis Diraja Malaysia. Selain itu, KBRI juga melakukan pendampingan dan bantuan hukum dalam sejumlah kasus human trafficking hingga berhasil memperjuangkan hak-hak para TKI.

Namun demikian, telah ditegaskan bahwa penanganan human trafficking tidak cukup hanya dalam rangka penyelesaian kasus yang telah terjadi, namun lebih dari itu, yaitu mencegah terjadinya human trafficking. Hal ini tentunya bukan sesuatu yang mudah, karena human trafficking melibatkan jaringan pelaku yang luas dan kuat. Perlu ada dukungan penuh dan kerja sama dalam penanganan human trafficking ini, termasuk kesadaran para WNI/TKI tentang bahaya menjadi TKI ilegal, yang merupakan titik awal terjadinya human trafficking.

Lebih lanjut wakil KBRI Kuala Lumpur juga telah menyerukan agar para WNI yang ingin bekerja di luar negeri agar melalui jalur yang legal, dengan melengkapi semua dokumen yang dipersyaratkan, serta memegang kontrak kerja. Selain itu, juga diharapkan agar seluruh pemangku kepentingan di bidang ketenagakerjaan, termasuk para agen/pptkis yang merekrut para WNI untuk bekerja di luar negeri, agar juga melakukan monitoring terhadap TKI yang direkrutnya, sebagai bentuk dari tanggung jawab, untuk memastikan bahwa TKI tersebut dipekerjakan sesuai kontrak dan dipenuhi semua hak-haknya.

Video KBRI KL

Kedutaan Besar Republik Indonesia Kuala Lumpur (Embassy of the Republic of Indonesia Kuala Lumpur)
No. 233 Jalan Tun Razak, WP KL 50400, Tel: +603-2116-4016/4017, Fax: +603-2141-7908

Copyright © 2013. All Rights Reserved.