Komitmen KBRI Kuala Lumpur dalam Upaya Pemberantasan Perdagangan Manusia

Komitmen KBRI Kuala Lumpur dalam Upaya Pemberantasan Perdagangan Manusia

Diskusi bersama Human Trafficking Watch, Malaysia, 21 Mei 2017 (14:30 - 16:30)Mengingat Malaysia sebagai salah satu negara tujuan pengiriman TKI dengan jumlah WNI yang...

Tingkatkan Promosi Wisata dan Branding Awareness Produk Ekspor dalam Indonesia Street Bukit Bintang Fiesta 2017

Tingkatkan Promosi Wisata dan Branding Awareness Produk Ekspor dalam Indonesia Street Bukit Bintang Fiesta 2017

Setelah sukses pada penyelenggaraan Indonesia Street Festival tahun 2016, tahun ini Kementerian Pariwisata Republik Indonesia bekerjasama dengan Kedutaan Besar Republik...

Wonderful Indonesia Festival di Bukit Bintang

Wonderful Indonesia Festival di Bukit Bintang

BUKIT BINTANG – Kementerian Pariwisata bersama dengan KBRI Kuala Lumpur kembali menggelar acara Indonesia Street Bukit Bintang Fiesta di Pavilion Mall, pada tanggal...

Guru Bina Kemdikbud RI Tiba di CLC Sarawak Malaysia

Guru Bina Kemdikbud RI Tiba di CLC Sarawak Malaysia

Kuching, 05 mei 2017:  Setelah berhasil mendaftarkan secara resmi 16 CLC di wilayah Sarawak, Malaysia, di Jabatan   Pendidikan Sarawak dan mendapatkan pengesahan dari...

Kegiatan Promosi Wisata, 34 maskapai asing di Malaysia kunjungi Indonesia

Jakarta. Garuda Indonesia didukung KBRI Kuala Lumpur, Kemenpar dan Dinas Budpar DKI memfasilitasi perwakilan 34 airlines yang beroperasi di Malaysia kunjungi Indonesia. Sejumlah 63 peserta pada umumnya merupakan para station/general manager yang tergabung dalam Airlines Operator Committee (AOC). Selain itu, AOC juga mencakup pejabat administratur Kuala Lumpur International Airlines (KLIA). Pejabat KLIA yang sertai kunjungan ini diantaranya operator bandara, imigrasi, Polis Diraja Malaysia (PDRM), bea cukai. Unit bisnis pendukung lainnya juga hadir seperti jasa catering dan penyedia bahan bakar. 

 Station Manager Garuda Kuala Lumpur, Suherman menyampaikan bahwa kunjungan AOC ini bertujuan untuk memperkenalkan Terminal 3 Ultimate dan promosi wisata Indonesia. "Garuda sebagai bagian AOC melihat masih kurangnya informasi perkembangan jasa penerbangan Indonesia dan bandara serta promosi wisata Indonesia bagi maskapai asing" katanya. Hal ini ditegaskan oleh Candra Wiguna Alisufi, Sekretaris Kedua KBRI Kuala Lumpur. "KBRI Kuala Lumpur turut mendukung Garuda Indonesia untuk ambil bagian dalam promosi potensi Indonesia, oleh karena acara ini diselenggarakan" katanya.  

Kegiatan ini dikemas dalam penampilan budaya, pertemuan dengan aparatur Bandara Soetta dan Kempar serta city tour DKI Jakarta. Tari Rampak Gendang mengalun dengan iringan tabuhan yang dimainkan oleh 5 orang penari menyambut ketibaan delegasi (4/5). Para peserta diajak mengikuti gerak gemulai para penari Rampak Gendang. Selanjutnya terminal 3 ultimate diperkenalkan kepada para peserta. Terminal ini baru dibuka untuk jalur Internasional ini, sudah digunakan oleh Garuda Indonesia per 1 Mei 2017.  

Pada pertemuan dengan pihak Kempar, Deputi Bidang Pengembangan Pariwisata, I Gede Pitana menyampaikan bahwa Pemerintah mendorong kolaborasi 3 A: Airlines, Authority and Airport yang melibatkan lintas kementerian dan industri terkait. Mokhtar Bin Othman selaku chairman AOC KLIA menyampaikan bahwa bahwa 3 pihak terkait tergabung dalam AOC. Dirinya mengharapkan agar industri penerbangan dapat bekerjasama lebih erat ke depannya. 

Untuk meningkatkan konektifitas udara, Pemerintah menyediakan paket stimulus melalui percepatan ijin rute baru, insentif biaya airport dan joint promotion. Bapak Judi Rifajantoro, Staf Khusus Menteri Pariwisata Bidang Infrastruktur dan Aksesibilitas menyampaikan bahwa belum adanya konektifas udara dr India dan masih terbatas penerbangan dari Tiongkok, kawasan Eropa dan Amerika.  

"Untuk regular schedule flight, kita akan buat promosi bersama dengan maskapai" disampaikannya. Pemerintah juga akan berikan incentive hardselling untuk pesawat charter dan agen perjalanan yang masuk ke Indonesia khususnya untuk rute baru" terangnya dalam paparan di depan para peserta. Selanjutnya, Para peserta juga akan diajak berwisata belanja oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata DKI Jakarta ke Thamrin City dan Dekranasda Provinsi DKI yang menjajakan produk-produk UKM lokal pada hari sabtu (6/5). 

Sumber: KBRI Kuala Lumpur

Kedutaan Besar Republik Indonesia Kuala Lumpur (Embassy of the Republic of Indonesia Kuala Lumpur)
No. 233 Jalan Tun Razak, WP KL 50400, Tel: +603-2116-4016/4017, Fax: +603-2141-7908

Copyright © 2013. All Rights Reserved.