Komitmen KBRI Kuala Lumpur dalam Upaya Pemberantasan Perdagangan Manusia

Komitmen KBRI Kuala Lumpur dalam Upaya Pemberantasan Perdagangan Manusia

Diskusi bersama Human Trafficking Watch, Malaysia, 21 Mei 2017 (14:30 - 16:30)Mengingat Malaysia sebagai salah satu negara tujuan pengiriman TKI dengan jumlah WNI yang...

Tingkatkan Promosi Wisata dan Branding Awareness Produk Ekspor dalam Indonesia Street Bukit Bintang Fiesta 2017

Tingkatkan Promosi Wisata dan Branding Awareness Produk Ekspor dalam Indonesia Street Bukit Bintang Fiesta 2017

Setelah sukses pada penyelenggaraan Indonesia Street Festival tahun 2016, tahun ini Kementerian Pariwisata Republik Indonesia bekerjasama dengan Kedutaan Besar Republik...

Wonderful Indonesia Festival di Bukit Bintang

Wonderful Indonesia Festival di Bukit Bintang

BUKIT BINTANG – Kementerian Pariwisata bersama dengan KBRI Kuala Lumpur kembali menggelar acara Indonesia Street Bukit Bintang Fiesta di Pavilion Mall, pada tanggal...

Guru Bina Kemdikbud RI Tiba di CLC Sarawak Malaysia

Guru Bina Kemdikbud RI Tiba di CLC Sarawak Malaysia

Kuching, 05 mei 2017:  Setelah berhasil mendaftarkan secara resmi 16 CLC di wilayah Sarawak, Malaysia, di Jabatan   Pendidikan Sarawak dan mendapatkan pengesahan dari...

KBRI KL dan Pengacara Dampingi Siti Aisyah di Sidang Pertama

  1. Tim Perlindungan WNI KBRI Kuala Lumpur bersama Pengacara dari kantor pengacara Gooi & Azzura mendampingi Siti Aisyah pada sidang pertamanya di Pengadilan Negeri Sepang, Malaysia. Persidangan berlangsung mulai sekitar pukul 09.30- hingga pukul 10.30 dengan agenda tunggal pembacaan tuntutan/dakwaan.
  2. Dalam pembacaan tuntutan, penuntut umum mendakwa SA dengan pasal delik pembunuhan (302) dengan persekongkolan (34) Kitab UU Hukum Pidana.
  3. Dalam persidangan tersebut, Tim Pengacara telah mengajukan "gag order" kepada hakim yang pada intinya memohon agar penyidik tidak menyampaikan hasil penyidikan kepada publik, agar tidak mengganggu proses hukum yang sedang berlangsung. Permohonan tersebut diterima oleh hakim.
  4. Dengan telah dimulainya persidangan maka SA dipindahkan dari rumah tahanan di Cyberjaya, Kuala Lumpur, ke penjara khusus wanita Kajang di Selangor.
  5. Sidang selanjutnya akan dilaksanakan pada tanggal 13 April 2017 di pengadilan yang sama.
  6. Pemerintah Indonesia  meminta semua pihak memegang prinsip, presumption of innocence until proven guilty (dianggap tidak bersalah sampai dibuktikan di pengadilan bersalah) dalam kasus SA ini. Karena itu, baik Tim Perlindungan WNI KBRI maupun Tim Pengacara akan terus memberikan pendampingan hukum.
 
​    (Sumber:  Kementerian Luar Negeri)

Kedutaan Besar Republik Indonesia Kuala Lumpur (Embassy of the Republic of Indonesia Kuala Lumpur)
No. 233 Jalan Tun Razak, WP KL 50400, Tel: +603-2116-4016/4017, Fax: +603-2141-7908

Copyright © 2013. All Rights Reserved.