KBRI Kuala Lumpur Perkuat Koordinasi dengan Jabatan Tenaga Kerja Perak

KBRI Kuala Lumpur Perkuat Koordinasi dengan Jabatan Tenaga Kerja Perak

Pada Jum’at 24 Mei 2017 delegasi KBRI Kuala Lumpur menemui pejabat Jabatan Tenaga Kerja (JTK) Negeri Perak di kantor JTK Negeri Perak, Ipoh untuk memperkuat koordinasi...

KBRI Kuala Lumpur dan Bernama Radio Tanda Tangani Perjanjian Program Radio

KBRI Kuala Lumpur dan Bernama Radio Tanda Tangani Perjanjian Program Radio "Kabar Merah Putih"

Penandatanganan Perjanjian Program Radio "Kabar Merah Putih" (KMP) antara KBRI Kuala Lumpur dengan Bernama Radio yang ditandatangani oleh Kepala Kanselerai, Bpk...

KBRI KL dan Pengacara Dampingi Siti Aisyah di Sidang Pertama

KBRI KL dan Pengacara Dampingi Siti Aisyah di Sidang Pertama

Tim Perlindungan WNI KBRI Kuala Lumpur bersama Pengacara dari kantor pengacara Gooi & Azzura mendampingi Siti Aisyah pada sidang pertamanya di Pengadilan Negeri...

KBRI KL Pastikan Kewarganegaraan dan Berikan Pendampingan Pada Siti Aisyah

KBRI KL Pastikan Kewarganegaraan dan Berikan Pendampingan Pada Siti Aisyah

Hari ini (25/2) pukul 10.30 Tim Perlindungan WNI KBRI Kuala Lumpur didampingi pengacara telah melakukan kunjungan kekonsuleran kepada Siti Aisyah di kantor polisi...

KBRI KL dan Pengacara Dampingi Siti Aisyah di Sidang Pertama

  1. Tim Perlindungan WNI KBRI Kuala Lumpur bersama Pengacara dari kantor pengacara Gooi & Azzura mendampingi Siti Aisyah pada sidang pertamanya di Pengadilan Negeri Sepang, Malaysia. Persidangan berlangsung mulai sekitar pukul 09.30- hingga pukul 10.30 dengan agenda tunggal pembacaan tuntutan/dakwaan.
  2. Dalam pembacaan tuntutan, penuntut umum mendakwa SA dengan pasal delik pembunuhan (302) dengan persekongkolan (34) Kitab UU Hukum Pidana.
  3. Dalam persidangan tersebut, Tim Pengacara telah mengajukan "gag order" kepada hakim yang pada intinya memohon agar penyidik tidak menyampaikan hasil penyidikan kepada publik, agar tidak mengganggu proses hukum yang sedang berlangsung. Permohonan tersebut diterima oleh hakim.
  4. Dengan telah dimulainya persidangan maka SA dipindahkan dari rumah tahanan di Cyberjaya, Kuala Lumpur, ke penjara khusus wanita Kajang di Selangor.
  5. Sidang selanjutnya akan dilaksanakan pada tanggal 13 April 2017 di pengadilan yang sama.
  6. Pemerintah Indonesia  meminta semua pihak memegang prinsip, presumption of innocence until proven guilty (dianggap tidak bersalah sampai dibuktikan di pengadilan bersalah) dalam kasus SA ini. Karena itu, baik Tim Perlindungan WNI KBRI maupun Tim Pengacara akan terus memberikan pendampingan hukum.
 
​    (Sumber:  Kementerian Luar Negeri)

Kedutaan Besar Republik Indonesia Kuala Lumpur (Embassy of the Republic of Indonesia Kuala Lumpur)
No. 233 Jalan Tun Razak, WP KL 50400, Tel: +603-2116-4016/4017, Fax: +603-2141-7908

Copyright © 2013. All Rights Reserved.