Komitmen KBRI Kuala Lumpur dalam Upaya Pemberantasan Perdagangan Manusia

Komitmen KBRI Kuala Lumpur dalam Upaya Pemberantasan Perdagangan Manusia

Diskusi bersama Human Trafficking Watch, Malaysia, 21 Mei 2017 (14:30 - 16:30)Mengingat Malaysia sebagai salah satu negara tujuan pengiriman TKI dengan jumlah WNI yang...

Tingkatkan Promosi Wisata dan Branding Awareness Produk Ekspor dalam Indonesia Street Bukit Bintang Fiesta 2017

Tingkatkan Promosi Wisata dan Branding Awareness Produk Ekspor dalam Indonesia Street Bukit Bintang Fiesta 2017

Setelah sukses pada penyelenggaraan Indonesia Street Festival tahun 2016, tahun ini Kementerian Pariwisata Republik Indonesia bekerjasama dengan Kedutaan Besar Republik...

Wonderful Indonesia Festival di Bukit Bintang

Wonderful Indonesia Festival di Bukit Bintang

BUKIT BINTANG – Kementerian Pariwisata bersama dengan KBRI Kuala Lumpur kembali menggelar acara Indonesia Street Bukit Bintang Fiesta di Pavilion Mall, pada tanggal...

Guru Bina Kemdikbud RI Tiba di CLC Sarawak Malaysia

Guru Bina Kemdikbud RI Tiba di CLC Sarawak Malaysia

Kuching, 05 mei 2017:  Setelah berhasil mendaftarkan secara resmi 16 CLC di wilayah Sarawak, Malaysia, di Jabatan   Pendidikan Sarawak dan mendapatkan pengesahan dari...

KBRI KL Pastikan Kewarganegaraan dan Berikan Pendampingan Pada Siti Aisyah

Hari ini (25/2) pukul 10.30 Tim Perlindungan WNI KBRI Kuala Lumpur didampingi pengacara telah melakukan kunjungan kekonsuleran kepada Siti Aisyah di kantor polisi Cyberjaya. Kunjungan tersebut adalah tindak lanjut dari pemberian akses kekonsuleran yang disampaikan Menlu Malaysia kepada Menlu RI pada jumat malam (24/2). Kunjungan tersebut berlangsung sekitar 30 menit. 
 
Pertemuan dilakukan dalam 2 tahap. Tahap I wakil KBRI melakukan pemindaian sidik jari menggunakan perangkat bergerak, guna memverifikasi kewarganegaraan berdasarkan data paspor. Tahap II, pejabat kekonsuleran menemui SA. 
 
Dalam pertemuan dengan SA, pejabat kekonsuleran KBRI melakukan beberapa hal: 1) mengetahui kondisi SA dan menanyakan jika terdapat kondisi kesehatan yang perlu mendapatkan perhatian khusus; 2) meminta persetujuan SA untuk memperoleh pendampingan hukum dari pengacara yang ditunjuk; 3) menjelaskan hak-hak hukum SA, 4) meminta informasi awal untuk proses pendampingan hukum; dan 5) menanyakan jika ada hal yang ingin disampaikan kepada keluarga.
 
Dari hasil verifikasi terkonfirmasi bahwa sidik jari SA sesuai dengan data pada paspor yang dimiliki saat ini. Dalam pertemuan tersebut SA  mengaku dalam kondisi sehat dan mendapatkan perlakuan yang baik selama masa penahanan. SA juga menyampaikan persetujuan untuk mendapatkan pendampingan hukum dari pengacara yang ditunjuk KBRI.
 
Sesuai dengan SOP, Kementerian Luar Negeri akan segera menghubungi secara resmi keluarga SA di Serang. Kepada keluarga akan disampaikan beberapa hal terkait kunjungan kekonsuleran tersebut serta beberapa pesan dari SA kepada kedua orang tuanya.
 
Dengan telah disetujuinya pendampingan pengacara oleh Siti Aisyah, Wakil KBRI menyampaikan kepada pihak Malaysia agar kedepan setiap perkembangan yang terkait dengan SA dapat disampaikan terlebih dahulu kepada pengacara.
 
Kementerian Luar Negeri⁠⁠⁠⁠

​​

Kedutaan Besar Republik Indonesia Kuala Lumpur (Embassy of the Republic of Indonesia Kuala Lumpur)
No. 233 Jalan Tun Razak, WP KL 50400, Tel: +603-2116-4016/4017, Fax: +603-2141-7908

Copyright © 2013. All Rights Reserved.